Cara Memilih Popok Bayi Sekali Pakai yang Tepat

tips memilih popok bayi

Memilih disposable diaper (popok sekali pakai) nampaknya akan sulit jika kita hanya membandingkan kemasan satu merek diaper sekali pakai dengan yang lain. Baik itu daya serap lapisan popok, tingkat kenyamanan penggunaannya atau apakah popok bayi dengan harga yang mahal itu benar-benar tepat untuk dipilih.

Pertama yang harus dipertimbangkan adalah kebutuhan bayi dan prioritas anda.  Tiap-tiap keluarga pasti memiliki standar yang berbeda-beda, baik itu mengenai harganya, kesehatannya, lingkungannya dan sebagainya.

Kedua, jangan membeli dalam jumlah banyak sebelum cocok dengan kualitas dan kehandalan diaper yang anda beli. Ketiga, perhatikan berat badan buah hati anda. Beberapa produsen popok bayi sekali pakai yang terkenal mengklasifikasikan produk mereka kedalam beberapa faktor, yaitu: ukuran berat badan dan jenis kelamin.

Pilih Popok Yang Mempunyai Bahan Daya Serap Tinggi

Bahan berdaya serap tinggi adalah sifat yang paling penting dari setiap popok, sekali pakai atau kain. Penyerapan mencakup berapa banyak cairan popok bisa ditampung untuk menjaga agar kulit bayi tetap kering. Daya serap yang kurang bagus menyebabkan kulit bayi menjadi lembab dan dapat menimbulkan ruam pada kulit bayi.

Tentukan Ukuran Popok Yang Pas Untuk Meminimalisir Kebocoran

Umumnya ukuran popok disesuaikan dengan berat badan bayi. Namun seperti layaknya pakaian, antara satu merek popok dengan yang lainnya belum tentu sama.Popok sekali pakai ini umumnya hanya memastikan ukuran yang maksimal dengan tingkat kebocoran yang kecil dengan memberikan bahan elastis tambahan pada setiap sisi, satu di sekitar lapisan penyerap dan yang lainnya di sisi luar diaper.

Dari beberapa merek popok sekali pakai, ada yang mempunyai bahan elastis tambahan yang lebih lembut dan nyaman dipakai. Sedangkan yang lain bahan elastis tambahannya lebih kaku dan membentuk celah yang bisa menimbulkan kebocoran.

Kenyamanan Bayi

Membuat bayi Anda nyaman menggunakan disposable diaper tidak hanya membutuhkan bahan berdaya serap yang bagus dan memadai, tetapi juga bahan yang terasa lembut di kulit bayi. Bahan penahan sisi samping harus kuat mencegah kebocoran namun juga harus lembut. Selain itu, sisi tepi dan jahitannya harus terasa halus untuk mengurangi gesekan.