Delapan Jenis Zat yang terkandung dalam Susu Formula

kandungan susu formula

1. AA (Arachidonic Acid)

Sering disebut sebagai AHA / ARA. Zat ini merupakan unsur yang memiliki peran penting dalam pembentukan jaringan otak. Kandungan zat ini juga
terdapat pada ASI dan biasa disebut sebagai zat yang membantu kecerdasan bayi. Disamping meningkatkan kecerdasan, AA / AHA / ARA juga dapat merangsang perkembangan syaraf mata yang dapat meningkatkan indra penglihatan bayi.

2. Prebiotik.

Zat ini merupakan unsur penting dalam susu formula. Fungsi prebiotik adalah untuk menyempurnakan sistem pencernaan bayi serta agar bayi terhindar dari sembelit. Probiotik adalah istilah yang digunakan pada mikroorganisme hidup
yang dapat memberikan efek baik atau kesehatan pada organisme lain/inangnya beberapa contoh pada makanan suplemen diet yang mengandung bakteri berguna dengan asam laktat bakteri (lactic acid bacteria – LAB) sebagai mikroba yang
paling umum dipakai.

3. Omega 3 Dan Omega 6.

Asam lemak omega 3 dan omega 6 merupakan jenis lemak tak jenuh ganda yang tidak dapat dihasilkan tubuh kita. Menurut sejumlah ahli, kandungan susu formula omega 3 dan omega 6 mempunyai fungsi yang saling berhubungan. Omega 3 dan omega 6 berguna untuk memelihara kesehatan rambut, kulit, kuku, hormon, dan mencegah kerusakan sel. Asupan omega 3 dan omega 6 harus seimbang.

4. DHA (Docosahexaenoic Acid)

.

Hampir mirip seperti AA / AHA / ARA, maka DHA berfungsi membantu perkembangan otak dan indera penglihatan. Badan dunia seperti WHO dan FAO merekomendasikan kandungan susu formula AA dan DHA terutama untuk bayi yang lahir prematur. AA adalah komponen terbesar dari long-chain polyunsaturated fatty acids (LC-PUFA), merupakan bahan yang sangat penting bagi organ susunan saraf pusat. DHA penting untuk pembentukan jaringan saraf dan sinap (sel-sel persimpangan yang memungkinkan sinyal-sinyal kimia atau listrik diteruskan dari satu neuron ke neuron lain atau sel otot).

5. LA (Linoleic Acid)

.

LA adalah asam lemak yang sangat berguna untuk perkembangan otak dan mental bayi. Fungsi LA sejalan dengan kandungan susu formula sebelumnya yaitu AA dan DHA.

6. FOS (Fructo Oligo Sakarida) Dan GOS (Galakto Oligo Sakarida).

Fungsi FOS dan GOS adalah untuk meningkatkan kekebalan tubuh, meningkatkan jumlah bakteri yang baik dan membatasi jumlah bakteri patogen yang tidak baik. FOS dan GOS digunakan agar sistem pencernaan bayi semakin baik dan sehat. Menurut sebuah riset kadar FOS dan GOS dengan perbandingan 1 : 9 dapat menjaga kesehatan pencernaan bayi.

7. Beta Karotene Dan Lactoferin

.

Beta karotene dan laktoferin merupakan kandungan susu formula yang berfungsi sebagai anti oksidan serta untuk meningkatkan daya tahan dan kekebalan tubuh.

8. Kolin.

Ini merupakan bagian dari vitamin B. Fungsi kolin adalah untuk mencegah membran sel agar tidak mudah bocor atau rapuh, sehingga proses peremajaan sel berjalan baik. Otak membutuhkan kolin untuk meremajakan atau memperbarui sel-selnya.